Karakteristik Pasien Penderita Glaukoma di Klinik Utama Mata JEC-ORBITA Makassar

  • Muhammad Ibnu Faudzan Maz'un Fakultas kedokteran, pendidikan kedokteran
  • Sri Irmandhani Kusumawardhani Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Zulfikri Khalil Novriansyah Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Rumah Sakit Ibnu Sina YW – UMI
  • Suliati P. Amir Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
  • Hana Aulia Namira Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Glaukoma, karakteristik, gangguan penglihatan

Abstract

Glaukoma didefinisikan sebagai suatu kondisi patologis pada mata yang ditandai dengan kerusakan saraf optik (neuropati) serta penurunan fungsi lapang pandang. Meskipun peningkatan tekanan intraokular merupakan faktor risiko utama, hal tersebut bukan satu-satunya penyebab penyakit ini. Di Indonesia, prevalensi glaukoma berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 adalah sebesar 0,46%, atau sekitar 4–5 orang per 1.000 penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil klinis dan karakteristik pasien glaukoma di Klinik Utama Mata JEC-ORBITA Makassar periode 2023–2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan memanfaatkan data sekunder dari rekam medis. Total populasi berjumlah 2.840 pasien glaukoma. Karena keterbatasan waktu, penentuan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan margin of error 10%, sehingga diperoleh 97 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berada pada kelompok usia 56–65 tahun (35,05%), berjenis kelamin laki-laki (55,67%), berpendidikan terakhir SMA (42,27%), dan paling banyak menderita glaukoma sekunder (35,05%). Kesimpulannya, karakteristik pasien glaukoma terbanyak ditemukan pada laki-laki berusia 56–65 tahun dengan tingkat pendidikan SMA dan diagnosis glaukoma sekunder.

Author Biography

Zulfikri Khalil Novriansyah, Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Rumah Sakit Ibnu Sina YW – UMI

 

 
Published
2026-03-30
Section
Articles