Hubungan Kebiasaan Buang Air Besar Pasien Hemoroid dengan Penggunaan Toilet Duduk atau Jongkok
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan buang air besar (BAB), meliputi frekuensi, durasi, dan tekanan mengejan, dengan jenis toilet yang digunakan (toilet duduk atau jongkok) pada pasien hemoroid di Rumah Sakit Ibnu Sina YW. UMI Makassar. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan pendekatan observasi dan pengumpulan data dilakukan secara bersamaan pada satu waktu. Populasi penelitian adalah pasien hemoroid di Rumah Sakit Ibnu Sina YW. UMI Makassar, dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 47 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara frekuensi BAB dengan jenis toilet (p=0,001), durasi BAB dengan jenis toilet (p=0,002), dan tekanan mengejan berlebihan saat BAB dengan jenis toilet (p=0,013). Secara keseluruhan, jenis toilet, khususnya toilet jongkok, memiliki peran penting dalam mendukung pola defekasi yang sehat, baik dari segi frekuensi, efisiensi waktu, maupun tingkat tekanan yang dibutuhkan saat mengejan.
Copyright (c) 2025 Muhammad Isma'il Asmi, Reeny Purnamasari Juhamran, Muhammad Alfian Jafar, Dian Amlelia Abdi, Berry Erida Hasbi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_(1).png)



1.jpg)
1.jpg)



.png)



