Hubungan Kebiasaan Buang Air Besar Pasien Hemoroid dengan Penggunaan Toilet Duduk atau Jongkok

  • Muhammad Isma'il Asmi Universitas Muslim Indonesia
  • Reeny Purnamasari Juhamran Universitas Muslim Indonesia
  • Muh. Alfian Jafar Universitas Muslim Indonesia
  • Dian Amelia Abdi Universitas Muslim Indonesia
  • Berry Erida Hasbi Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Hemoroid, kebiasaan buang air besar, toilet duduk, toilet jongkok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan buang air besar (BAB), meliputi frekuensi, durasi, dan tekanan mengejan, dengan jenis toilet yang digunakan (toilet duduk atau jongkok) pada pasien hemoroid di Rumah Sakit Ibnu Sina YW. UMI Makassar. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan pendekatan observasi dan pengumpulan data dilakukan secara bersamaan pada satu waktu. Populasi penelitian adalah pasien hemoroid di Rumah Sakit Ibnu Sina YW. UMI Makassar, dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 47 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara frekuensi BAB dengan jenis toilet (p=0,001), durasi BAB dengan jenis toilet (p=0,002), dan tekanan mengejan berlebihan saat BAB dengan jenis toilet (p=0,013). Secara keseluruhan, jenis toilet, khususnya toilet jongkok, memiliki peran penting dalam mendukung pola defekasi yang sehat, baik dari segi frekuensi, efisiensi waktu, maupun tingkat tekanan yang dibutuhkan saat mengejan.

Published
2026-03-30
Section
Articles