Protein Ikan Hidrolisat “Susu Ikan” Sebagai Inovasi Pangan Fungsional untuk Menangani Malnutrisi di Indonesia

  • Daffa Arkananta Putra Yanni YARSI University
Keywords: Indonesia, Malnutrisi, Status gizi, Hidrolisat protein, Kesehatan masyarakat

Abstract

Malnutrisi tetap menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada kelompok anak-anak dan ibu hamil. Hidrolisat protein ikan (HPI) atau "susu ikan" merupakan inovasi pangan fungsional yang menawarkan sumber protein berkualitas tinggi dengan kecernaan dan bioaktivitas yang baik. Artikel ini mengkaji potensi HPI dalam mendukung perbaikan status gizi berdasarkan telaah literatur dari penelitian nasional dan internasional. Hasil menunjukkan bahwa HPI kaya akan asam amino esensial dan secara pra-klinis (in vitro/hewan coba) menunjukkan potensi meningkatkan status albumin, dan dapat diperkaya dalam produk makanan tambahan. Meski demikian, tantangan implementasi seperti penerimaan rasa, sertifikasi halal, dan keterbatasan uji klinis perlu menjadi perhatian. Diperlukan kehati-hatian dalam menggeneralisasi temuan dari produk sejenis, seperti konsentrat protein ikan (KPI) dan HPI, serta perhatian terhadap aspek keamanan pangan sebelum adopsi skala luas. Dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya laut Indonesia dan dukungan program nasional, HPI berpeluang besar untuk diintegrasikan dalam strategi pengentasan malnutrisi. Kajian ini merekomendasikan perlunya inovasi produk, penelitian lebih lanjut, standar keamanan pangan yang ketat, serta pendekatan multisektoral untuk memperkuat implementasi susu ikan di masyarakat.

Published
2026-06-30
Section
Articles