Faktor Risiko Kejadian Kanker Serviks di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar
Abstract
Kanker serviks merupakan tumor ganas yang terjadi di daerah leher rahim pada bagian ujung dari serviks. Berdasarkan data dari International Agency for Research on Cancer (IARC) diketahui bahwa penyebab kematian tertinggi kedua adalah kanker serviks mencapai 460.000 kasus dan 230.000 perempuan yang meninggal dunia. Kanker serviks disebabkan oleh adanya infeksi HPV dan faktor penyebab lain yaitu usia, paritas, usia pertama kali berhubungan seksual, riwayat jumlah pasangan seksual, riwayat vaksinasi HPV, riwayat merokok, dan riwayat kontrasepsi oral. Untuk mengetahui faktor risiko kejadian kanker serviks di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif retrospective study. Dengan desain peneletian cross sectional. Berdasarkan jumlah sampel sebanyak 68 orang penderita kanker serviks di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Hasil penelitian ini didapatkan distribusi usia 30-60 tahun (85,3%), paritas >3 (57,4%), dan usia pertama kali berhubungan seksual >17 tahun (85,3%). Tidak didapatkan riwayat menggunakan kontrasepsi oral (54,4%), tidak ada riwayat vaksinasi HPV (97,1%), dan tidak ada riwayat merokok (98,5%). Memiliki hanya 1 riwayat jumlah pasangan seksual (89,7%), riwayat pekerjaan tidak ke luar kota (63,2%), dan jenis kanker serviks yang terbanyak yaitu karsinoma sel skuamosa (76,5%). Distribusi faktor risiko kejadian Kanker Serviks di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar terbanyak ditemukan pada usia 30-60 tahun, paritas >3, usia pertama kali berhubungan seksual >17 tahun, tidak ada riwayat menggunakan kontrasepsi oral, tidak ada riwayat vaksinasi HPV, tidak ada riwayat merokok, memiliki 1 riwayat pasangan seksual, riwayat pekerjaan tidak ke luar kota sedangkan jenis kanker serviks yaitu karsinoma sel skuamosa.
Copyright (c) 2023 Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.